Doa Mustajab Agar Cepat Terkabul Permintaan Kita

doa mustajab agar cepat terkabul permintaannya
Doa cepat dikabulkan keinginan
Amalan agar doa dikabulkan itu sangat banyak. Bisa dengan berpuasa, tirakat, atau riyadlah lainnya. Bisa juga kita mengikuti ketentuan waktu doa yang paling mustajab.

Tentangdoa.com - Nah, salah satu waktu doa mustajab adalah saat datang Jumat terakhir di Bulan Rajab agar doa cepat dikabulkan keinginan, hajat, cita-cita, obsesi, atau keinginan yang selama ini masih berproses.

Bacalah doa ini hingga 35 kali saat jeda waktu antara dua khutbah Jumat. Ini lafadznya:

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

Baca:
Ahmadu Rasulullah, Muhammadur Rasulullah.

Artinya:
Ahmad Utusan Allah, Muhammad Rasul Allah.

Bagi perempuan yang tidak melaksanakan Jumatan, bisa datang ke dekat masjid yang biasa dibuat Jumatan agar dia mengetahui kapan khatib sedang jeda antara dua khutbah.

Waktu Doa Mustajab

Ijazah doa ini juga diberikan sanadnya dari KH Anwar Sadad, Garut, Jawa Barat. Pernah dipublikasikan pula KH Chalwani dalam pagenya.


Demikianlah Doa Mustajab Agar Cepat Terkabul Permintaan Kita, khusus diamalkan di Jumat terakhir tiap Bulan Rajab. (tentangdoa.com)

Pencarian terkait:
doa doa mustajab para nabi, doa mustajab nabi muhammad, doa mustajab jodoh, doa cepat dikabulkan keinginan, doa doa mustajab agar selalu ditolong allah, waktu doa mustajab.

Doa dan Amalan Agar Rezeki Lancar dan Berlimpah

wirid rezeki ampuh
Wirid rezeki berlimpah
Doa mendatangkan rezeki dengan cepat ini adalah wirid yang harus dilakukan khusus pada bulan Rajab.

Tentangdoa.com - Wirid rezeki ampuh ini terutama sangat dibutuhkan bagi mereka agar rezeki barokah dan terbebas dari hutang. Berikut amalan rezeki lancar yang dimaksud.

يا الله يا فتاح يا رحمن يا رحيم يا رزاق يا جامع  ١١١ 

Baca:
"Ya Allah Ya Fattah Ya Rohman Ya Rohim Ya Rozaq Ya Jami'" (dibaca 111 kali), setiap habis sholat Subuh dan Maghrib.

Artinya:
"Ya Allah Yang Maha Pembuka, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Pemberi Rezeki, Yang Maha Maha Melimpah". 

Doa dan Amalan Agar Rezeki Lancar dan Berlimpah

Syarat mengamalkan wirid rezeki berlimpah di atas adalah dengan berpuasa selama tiga hari berturut-turut di Bulan Rajab.

Selama sebulan, Rajab memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk mengamalkan puasa sunnah. Maka, ketika datang Bulan Rajab, gunakan paling tidak tiga hari untuk berpuasa sunnah dan tiap habis sholat Maghrib dan Subuh, amalkan doa agar rezeki lancar dan berokah tersebut hingga 111 kali.

Doa agar rezeki lancar dan berlimpah ini didapatkan admin dari Gus Halimi Jombang, Jawa Timur, untuk diamalkan secara umum bagi umat Islam yang sudah menjawab "Qobiltu". (tentangdoa.com)

Pencarian terkait:
doa agar rezeki lancar dan berlimpah, wirid rezeki ampuh, amalan rezeki lancar,  wirid rezeki berlimpah, doa mendatangkan rezeki dengan cepat, amalan agar rezeki lancar dan barokah, doa lancar rezeki dan terbebas dari hutang, doa agar rezeki lancar dan berkah.

Doa Penyembuh Sakit Batu Ginjal (Sakit Kencing Batu)

doa penyembuh sakit ginjal, mengeluarkan batu ginjal tanpa operasi
Doa penyembuh penyakit batu ginjal
Penyebab penyakit batu ginjal atau lazim disebut kencing batu adalah menggumpalnya zat mineral, kalsium, oxalate, urin acid yang mengkristal pada saluran urin sehingga membentuk batu ginjal yang terasa seperti batu.

Tentangdoa.com - Penyakit batu ginjal menimbulkan batu-batu kecil di saluran kandung kemih. Karena parah, kadang penderita batu ginjal berdarah darah saat kencing dan jika batu tersebut sudah sangat membesar, ia tidak dapat mengeluarkan urine melalui saluran kencing.

Dokter biasanya menyarankan tindakan operasi untuk mengobati penyakit ini dengan mengambil batu ginjal yang mengkristal dan bisa pula diobati dengan obat medis yang mengendalikan pencegahan pengkristalan zat kalsium.

Gejala batu ginjal, antara lain:

  1. Rasa nyeri yang pada pinggang atau bawah pinggul penderita,
  2. Nyeri saat buang air seni atau kencing,
  3. Sering kencing tapi sedikit
  4. Warna air kencing menjadi merah, pink, atau coklat. 
  5. Pangkal paha jadi nyeri.
  6. Badan menggigil saat terjadi infeksi karena demam tinggi.

Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

  1. Minum air kurang lebih 8 gelas tiap hari (1, 5 perhari, utamanya pagi hari). Tujuannya agar menghasilkan air seni yang cukup untuk membilas zat-zat kimia yang mungkin akan mengendap di batu ginjal dan metabolisme tubuh lancar. 
  2. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium (susu, telor, daging, jeroan) dan mengurangi makanan yang terlalu tinggi mengandung asam urat (kangkung, bayam, kembang kol, dan olahan melinjo).
  3. Memperhatikan kesehatan gigi sangat penting. Gigi yang berlubang dan terkena infeksi bisa mempengaruhi penyakit batu ginjal makin parah.
  4. Jangan memanaskan olahan sayur bayam, sebab ini termasuk salah satu pembentuk batu ginjal.

Jika semua hal itu sudah dilakukan, namun Allah masih memberikan anugerah penyakit batu ginjal, terapilah dengan obat alami yang sudah teruji secara klinis dan efektif mengobati batu ginjal, di antaranya:

1. Habbatussauda Untuk Batu Ginjal

Minum campuran Habbatus Sauda’ (jinten hitam) dan madu yang dicampur dengan air hangat. Salah satu manfaat Habbatus Sauda’ adalah menghancurkan batu ginjal.

2. Daun Kumis Kucing, Tembuyung dan Kunyit Putih
Tumbuhan kumis kucing sejenis rumput yang biasa tumbuh dikebun atau disekitar rumah kita ini juga untuk alternatif pengobatan sakit ginjal ini. Caranya dicampur dengan air perasan kunyit putih ditambah madu, diminum 2 atau 3 kali sehari.

Secara herbal, Kumis Kucing dan Tempuyung dapat membantu menghancurkan batu ginjal sehingga mempermudah pengeluarannya dari dalam tubuh dan menghilangkan penyebab sakit pinggang.

Seringlah mengkonsumsi buah semangka, karena buah ini sangat bermanfaat bagi ginjal dalam tubuh. Karena itulah ia sering disebut sebagai pencuci darah alami.

3. Temulawak Untuk Batu Ginjal
Jamu temulawak juga bisa untuk penglebur batu ginjal. Caranya: temulawak dibersihkan, diiris tipis-tipis, kemudian direbus sampai mendidih, lalu didinginkan kemudian diminum tiap pagi hari dan tiap hendak tidur malam.

Doa Penyembuh Batu Ginjal

  1. Ambillah piring/mangkuk keramik putih, lalu tulislah ayat di bawah ini dengan tinta atau apa saja yang dapat luntur oleh air. Ditulis pada piring yah. Jangan di kertas.
  2. Tuangkan air bersih yang matang ke dalamnya dan lunturkan tulisan tadi hingga terhapus, tak terlihat, larut. 
  3. Minumlah air itu. Lakukanlah berkali-kali pada pagi dan sore hari. InsyaAllah, semoga Allah memberi kesembuhan kepada Anda segera.
Inilah ayat penyembuh batu ginjal yang dimaksud:

وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا وَ حُمِلَتِ  الْأَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتًاً دُكَّةً وَاحِدَةً

Demikian penyembuh batu ginjal dari ayat Al-Quran yang sangat bermanfaat untuk doa sakit batu ginjal. (tentangdoa.com)

Pencarian terkait:
doa sakit batu ginjal, doa penyembuh sakit ginjal, mengeluarkan batu ginjal tanpa operasi, ayat alquran tentang penyakit ginjal, ayat alquran penyembuh gagal ginjal, mengobati batu ginjal dengan air putih, doa sakit kencing, habbatussauda untuk batu ginjal

Doa Mendatangkan Banyak Santri, Murid, Tamu, Pelanggan dan Pembeli

doa mendatangkan santri
Doa mendatangkan santri
Tentangdoa.com - Ada beberapa doa yang bisa digunakan oleh para kiai, santri, kepala sekolah, ketua yayasan, dokter, guru, atau bahkan para pedagang untuk mendapatkan banyak siswa/santri/tamu/pasien atau pelanggan.

Wirid agar banyak murid atau doa mendatangkan santri ini didapat khusus bil ijazah. Sekali lagi, amalan agar banyak santri ini juga bisa diterapkan untuk mengundang banyak tamu, banyak pasien dan juga pelanggan sebuah toko.

Sebagai keterangan saja, doa agar sekolah dapat murid banyak ini adalah ijazah khusus yang didapatkan oleh admin Tentangdoa.com pada tahun 2016. Doa-doa tersebut hanya bisa didownload oleh mereka yang sudah mendapatkan password file dari link situs Tentangdoa.com.

Cara untuk mendapatkan file wirid agar banyak murid, silakan klik Doa Agar Sekolah Dapat Murid Banyak.

Jika antum tidak bisa membuka filenya karena berpassword, solusinya: 1). Subcribe email postingan Tentangdoa.com, lalu, 2). Komunikasi dan kontak admin via email di halaman Kontak.

Cara ketiga (3), lengkapilah formulir untuk mendapatkan pasword. Silakan ke Formulir Password Doa Mendapatkan Banyak Santri, Murid, Pelanggan dan Pembeli.

Ikuti petunjuknya, lalu kabari admin setelah melengkapi (ada keterangan cara nantinya). Setelah itu, buka file dengan password (*****sia), dan amalkan. Insyallah mustajab. (tentangdoa.com)

Pencarian terkait:
doa mendatangkan santri, amalan banyak santri, wirid agar banyak murid, doa agar banyak pasien, apa amalan utk banyak murid, doa agar sekolah dapat murid banyak, doa pengundang tamu.  

Tentang Doa dan Kekuatan Doa dalam Islam

kekuatan doa dalam islam
Hadist dan dalil tentang doa
Kekuatan doa dalam Islam diibaratkan sebagai pedang. Mengapa? Karena janji Allah Swt. tentang doa sangat banyak dan bertebaran bahkan hadits tentang doa juga ratusan riwayat ditulis.

Tentangdoa.com - Dus, doa merupakan senjata dan perisai bagi kaum mukminin. Sementara, benteng doa dan senjatanya adalah tangisan. Dalam ajaran Islam, doa menempati posisi sangat penting. Tidak hanya digunakan untuk meminta kebutuhan hidup semata, melainkan sebagai sarana berinteraksi dengan Allah Swt. dan juga sarana beribadah.

Doa adalah senjata orang mukmin, tiang bagi agama dan cahaya dari langit,” demikian kutip hadis yang diriwayatkan dari Al-Hakim.

Berdoa diwajibkan bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini, karena memang mahkluk tak akan ada apa-apanya jika dengan Allah Swt., Sang Pemilik Alam Semesta. Sehingga sebagai manusia sudah sepatutnya sering memanjatkan doa kepada Allah Swt. sebagai bentuk kelemahan diri di hadapan Allah Rabbul Alamin.

Firman Allah Swt.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ 

Artinya:
“Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku. Ia akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS. Al-Mukmin : 60)

Secara tekstual, doa merupakan bentuk mashdar dari kata da’a-yad’u (دعا- يدعو) yang bermakna memanggil, mengundang atau menyeru. Dalam bahasa Jawa, doa diartikan sebagai “ngundang”. Kata ini juga memiliki beberapa variasi mashdar, diantaranya: da’wan, da’wah, dan da’wa.

Secara etimologis, doa bermakna memohon, minta diambilkan sesuatu (oleh), membutuhkan, menuturkan kebaikan, meminta tolong, mencari kebaikan, menisbatkan (kepada orang lain), mengajak dan mendorong (untuk melakukan suatu perbuatan).

Sedangkan pengertian doa menurut istilah syariat Islam adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan dalam hati kepada Allah Swt.

Syeikh Ibnu Manzhur menyatakan bahwa arti doa secara etimologisnya adalah menyeru. Namun secara istilah, ada beberapa pendapat tentang makna doa ini, di antaranya permohonan dengan sungguh-sungguh kepada Allah Swt. (Lihat Lisanul Arab)

Imam al Khaththabiy rahimahullah mengatakan: “Doa adalah bila seorang hamba memohon pertolongan dan meminta bantuan kepada-Nya. Sedangkan hakikat doa ialah menampak kefaqiran kepada-Nya, membebaskan dan membersihkan diri dari daya dan kekuatan, ini merupakan ciri-ciri ‘ubudiyyah seseorang, merasakan kelezatan manusiawi yang mana didalamnya terkandung makna pujian kepada Allah Swt. serta pengakuan terhadap sifat kedermawanan Allah Swt.”. (Lihat Sya’nud Du’a).

Menurut kalangan ahli ushul dan fiqih, makna doa adalah tuntutan perbuatan (perintah) dari derajat yang rendah kepada derajat yang lebih tinggi. Karena itu, doa adalah salah satu bentuk dari permintaan. Yakni, permintaan kita manusia yang hina kepada Sang Khaliq, Allah Swt.

Yang pasti, inti dari doa itu sendiri adalah permohonan untuk mendatangkan manfa’at dan permohonan agar dilepaskannya atau dihindarkannya kemudaratan, sebagaimana dijelaskan IIbnul Qayyim al-Jauziyyah pula. (Lihat: Ad Du’aa, Mafhumuhu, Ahkamuhu, Akhta’un, Taqa’u fiihi yang dalam edisi Indonesia berjudul: “Berdoa Sesuai Sunnah”)

Dalil-Dalil Pentingnya Berdoa dalam Al-Qur’an

Pada hakikatnya, doa merupakan kebutuhan kita sebagai hamba yang selalu bergantung pada Allah Swt. Namun, sebagian dari kita masih banyak yang malas berdoa ataupun ragu dan tidak yakin pada doanya sendiri, padahal Allah Swt. Padahal, dalil-dalil tentang doa dalam Al-Qur’an dan hadits, sangatlah banyak dan tak terhitung. Allah berfirman,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku itu dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu. Maka, hendaknya mereka itu memenuhi (semua perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (Q.S Al-Baqarah: 186).

Firman Allah Swt. dalam surat lain tentang doa:

. أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ 

Artinya;
"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan serta yang menjadikan kamu (wahai manusia) sebagai khalifah di bumi. Apakah disamping Allah Swt. ada Tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingat-Nya.” (QS. An-Namal : 62)

Yang dimaksud dengan menjadikan manusia sebagai khalifah ialah menjadikan manusia berkuasa di bumi.

Firman Allah Swt.:

قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِنْدَ كـُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ  لَلهُ الدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ 

Artinya:
"Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan." Dan (katakanlah): "Luruskanlah muka (diri)mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah Swt. dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepadaNya)." (QS. Al- A’raaf : 29)

Firman Allah Swt.

 وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ 

Artinya:
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah Swt.) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Swt. itu amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raaf : 56)

Firman Allah Swt. Swt..

 يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُ وَمَا لَا يَنْفَعُهُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُ 

Artinya:
"Ia menyeru selain Allah Swt., sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang amat jauh (melencengnya).” (QS. Al-Hajj :12)

Hadits Rasulullah Saw Tentang Doa

Dalam sebuah hadits dari perkataan Imam Ibnu Rajab, yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah, Rasulullah mengatakan:

“Berdoalah kalian kepada Allah Swt. dengan meyakini bahwa doa akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah Swt. tidak akan menerima doa dari hati yang lalai dan tidak serius.”

Dalam hadits dari Abu Hurairah juga, Nabi Muhammad shallAllahu alaihi wasallam bersabda:

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Artinya:
“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia (dan besar pengaruhnya) di sisi Allah selain daripada doa.” (HR. Tirmidzi no. 3370, Ibnu Majah no. 3829, Ahmad 2/362. Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Jika memahami hal ini, maka gunakanlah doa pada Allah Swt. sebagai senjata untuk meraih harapan.

Dalam hadits lain, Rasulullah Saw bersabda:
"Doa seseorang itu akan dikabulkan selagi dia tidak terburu-buru menyebabkan dia berkata: Aku Berdoa Tetapi Tidak Dikabulkan." (HR. Bukhari)

Rasulullah Saw juga bersabda:
"Tidak ada seorang muslim yang menghadapkan mukanya kepada Allah Swt. untuk berdoa, kecuali Allah Swt. akan memberikannya, kadang dipercepat dan kadang diperlambat." (HR. Ahmad)

Rasulullah Saw bersabda:
"Perbanyaklah berbuat baik agar orang-orang mendoakan kebaikan untukmu, karena sesungguhnya seorang hamba itu tidak mengetahui, melalui lisan siapakah doanya dikabulkan atau ia diberi rahmat." (HR. Al Khatib) Rasulullah Saw bersabda:  "Berlindunglah kalian kepada Allah Swt. dari musibah yang memayahkan, kecelakaan yang menghinakan, takdir yang buruk dan penghinaan musuh." (HR. Bukhari).

Rasulullah Saw bersabda:
"Maukah aku ceritakan kepada kalian tentang amal perbuatan yang paling baik buat kalian, paling suci (berharga) disisi kalian, dan paling banyak mengangkat derajat (pahala) kalian dan lebih baik bagi kalian daripada meng-infakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada perang menghadapi musuh kalian, lalu kalian memukul leher mereka dan mereka memukul leher kalian. Mereka menjawab: Tentu saja kami mau. Nabi Saw bersabda: Ber-Dzikir kepada Allah Swt." (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Saw bersabda:
"Dunia itu terkutuk, terkutuk (pula) apa yang ada padanya kecuali ingat kepada Allah Swt. dan apa yang mengiringinya atau orang yang mengajar atau orang yang belajar." (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Saw bersabda:
"Sesungguhnya seseorang benar-benar dihambat rezekinya disebabkan oleh dosa yang dikerjakannya. Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa. Tidak ada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan." (HR. ibnu hibban melalui ibnu tsauban r.a)

Rasulullah Saw bersabda:
"Semoga Allah Swt. merahmati seorang hamba yang mengucapkan kebaikan lalu ia mendapatkan keuntungan, atau ia diam tidak mengatakan hal yang buruk lalu ia selamat." (HR. Ibnu Mubarak).

Dalam hadits riwayat Ahmad juga menyatakan begini:

“Tiada seorang muslim yang berdoa dengan satu doa yang di dalamnya tidak ada unsur dosa dan pemutusan tali silaturahim, melainkan Allah Swt. akan memberinya satu dari tiga perkara, yakni: doanya akan segera dikabulkan; atau akan disimpan untuknya di akhirat kelak; atau ia akan dihindarkan dari keburukan yang sepadan dengan permintaannnya. 'Para sahabat berkata.’Kalau begitu kami akan banyak berdoa.’Nabi menyahut, ‘Allah Swt. lebih banyak karunia-Nya'.”

Sebagian sahabat Nabi Muhammad radhiyAllahu ‘anhum berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ رَبُّنَا قَرِيبٌ فَنُنَاجِيهِ ؟ أَوْ بَعِيدٌ فَنُنَادِيهِ ؟ فَأَنْزَلَ اللَّهُ هَذِهِ الْآيَةَ

Artinya:
“Wahai Rasulullah, apakah Tuhan kami dekat sehingga kami cukup bersuara lirih ketika berdoa, ataukah Tuhan kami itu jauh sehingga kami menyerunya dengan suara keras?” Kemudian Allah Swt. Ta’ala menurunkan ayat 186 dari surat Al-Baqarah di atas. (Majmu’ Al Fatawa, 35/370).

Penuh yakinlah bahwa Allah Swt. akan mengabulkan setiap doa. Dari Abu Hurairah, Nabi shallAllahu alaihi wa sallam bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Artinya:
“Berdoalah kepada Allah Swt. dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah Swt. tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi no. 3479. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Rasulullah Saw bersabda:
"Barangsiapa mengingat Allah Swt. hingga kedua matanya menangis karena takut kepada Allah Swt., hingga sebagian dari air matanya itu menetes ke tanah, niscaya Allah Swt. tidak akan meng-azabnya dihari kiamat." (HR. Al Hakim)

Bermohonlah kepada Tuhanmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah Swt. berfirman (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdoa (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan doanya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya." (Ar-Rabii').

Rasulullah Saw bersabda: Allah Swt. berfirman:
"Hai anak Adam, sesungguhnya selama kamu berdoa kepada-Ku dan kamu mengharapkan kepada-Ku, Aku ampuni kamu bagaimanapun keadaanmu sebelumnya, Aku tidak perduli. Hai anak Adam, sekiranya dosa-dosamu mencapai awan dilangit, kemudian kamu minta ampun kepada-Ku, Aku ampuni kamu dan Aku tidak perduli. Hai anak Adam, sekiranya kamu mendatangi Aku dengan membawa kesalahan-kesalahan yang hampir memenuhi bumi, kalau kamu bertemu Aku nanti dan tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu, pasti Aku mendatangi kamu dengan membawa ampunan yang hampir memenuhi bumi pula." (HR. Tirmidzi)

Begitu Allah Swt. sangat Maha Pengasih dan Penyayang. Maka hendaknya kita berdoa kepada-Nya dengan keyakinan, khusyuk, dan juga merendahkan diri. Karena kita yakin Allah Swt. Maha Kuasa, maka Allah Swt. Swt.. bisa mengabulkan apa saja permintaan hamba-Nya selama di dalamnya tidak mengandung unsur dosa dan pemutus tali silaturahim sesama muslim. Maka yakinlah, Allah Swt. akan mengabulkan doa kita dan janganlah ragu pada kuasa Allah Swt.. (Diambil dari: “Jangan Biarkan Doa Anda Sia-sia!” karya Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani).

Tentang Terkabulnya Sebuah Doa

Kedekatan Allah Swt. yang umum dengan ilmu-Nya, ini berlaku pada setiap makhluk.
Kedekatan Allah Swt. yang khusus pada hamba-Nya dan seorang muslim adalah yang berdoa pada-Nya, yaitu Allah Swt. akan mengijabahi (mengabulkan) doanya, menolongnya dan memberi taufik padanya. (Lihat Taisir Al Karimir Rahman, hlm. 87)

Kedekatan Allah Swt. pada orang yang berdoa adalah kedekatan yang khusus –pada macam yang kedua- (bukan kedekatan yang sifatnya umum pada setiap orang). Allah Swt. begitu dekat kepada orang yang berdoa dan yang beribadah padaNya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits pula bahwa tempat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah Swt. adalah ketika ia sujud. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 15/17)

Siapa saja yang berdoa pada Allah Swt. dengan menghadirkan hati ketika berdoa, menggunakan doa yang ma’tsur (dituntunkan), menjauhi hal-hal yang dapat menghalangi terkabulnya doa (seperti memakan makanan yang haram), maka niscaya Allah Swt. akan mengijabahi doanya.

Terkhusus lagi jika ia melakukan sebab-sebab terkabulnya doa dengan tunduk pada perintah dan larangan Allah Swt. dengan perkataan dan perbuatan, juga disertai dengan mengimaninya. (Lihat Taisir Al Karimir Rahman, hlm. 87)

Lalu pahamilah bahwa ada beberapa jalan Allah Swt. mengabulkan doa. Dari Abu Sa’id, Nabi shallAllahu alaihi wa sallam bersabda,

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

Artinya:
“Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa pada Allah Swt. selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah Swt. akan memberinya tiga hal, yakni [1] Allah Swt. akan segera mengabulkan doanya, [2] Allah Swt. Swt.. akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah Swt. akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa.” Nabi shallAllahu alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah Swt. nantinya lah yang memperbanyak mengabulkan doa-doa kalian.” (HR. Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid).

Boleh jadi dan itu sangat bisa bahwa Allah Swt. menunda mengabulkan doa. Boleh jadi pula Allah Swt. mengganti keinginan kita dalam doa dengan sesuatu yang Allah Swt. anggap lebih baik. Atau, pula Allah Swt. akan mengganti dengan pahala di akhirat. Jadi doa tidak akan sia-sia.

Berikut ini adalah wejangan menyejukkan hati dari cucu Nabi shallAllahu alaihi wa sallam. Sayyidina Al-Hasan bin ‘Ali radhiyAllah anhuma berkata,

من اتكل على حسن اختيار الله له، لم يتمن شيئا. وهذا حد الوقوف على الرضى بما تصرف به القضاء

Artinya:
“Barangsiapa yang bersandar kepada atas baiknya pilihan Allah Swt. untuknya, maka ia tidak akan mengangan-angankan sesuatu (selain kondisi yang telah Allah Swt. pilihkan untuknya). Inilah batasan (sikap) selalu ridla (menerima) atas semua ketentuan takdir dalam semua situasi (yang Allah Swt.) berlakukan (bagi hamba-Nya)”. (Lihat: Siyaru A’laamin Nubalaa’: 3/262 dan Al-Bidayah wan Nihaayah: 8/39).

Sangat banyak bukan, dalil yang memerintahkan untuk berdoa? Ayat dan hadits tentang doa pun jumlahnya tak terhitung. Yakinlah, bahwa pilihan Allah Swt., itulah yang terbaik. Berdoalah. Allah Maha Mendengarkan hambanya. (tentangdoa.com)

Pencarian terkait:
tentang doa dalam islam, kekuatan doa dalam islam, ayat tentang doa yang dikabulkan, hadits tentang berdoa kepada allah, ayat ayat doa dalam alquran, janji allah tentang doa, hadits tentang kekuatan doa, 10 kekuatan sebuah doa, dalil tentang doahadis dan dalil tentang doaayat dan hadits tentang doa, dalil yg memerintahkan untuk berdoa, keutamaan berdoa kepada allah