Doa Untuk Menyambut Kepulangan atau Kedatangan Jamaah Haji
Cari Doa

Advertisement

Doa Untuk Menyambut Kepulangan atau Kedatangan Jamaah Haji

Duta Islam #01
Rabu, 28 Agustus 2019

Doa menyambut kedatangan atau kepulangan jamaah haji dari Makkah dan Madinah ini diucapkan ketika keluarga, teman atau kolega diketahui akan pulang ke tanah air. Sambutlah mereka dengan suka cita dan doa.

Tentangdoa.com - Tradisi menyambut kepulangan haji telah mengakar di masyarakat kita. Bukan sekedar adat masyarakat Jawa saja. Tetapi ini ternyata memiliki landasan syariat yang sangat kuat. Dalam shahihnya, Imam Bukhari membuat judul باب استقبال الحاج القادمين (Bab menyambut kedatangan jamaah haji yang baru pulang).

Dalam bab tersebut, Imam Bukhari menyebutkan hadits di mana para sahabat menyambut kedatangan Rasulullah Saw. dari safar atau berpergian (secara umum, termasuk safar haji) yaitu:

لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مَكَّةَ اسْتَقْبَلَتْهُ أُغَيْلِمَةُ بَنِي عَبْدِ الْمُطَّلِبِ ، فَحَمَلَ وَاحِداً بَيْنَ يَدَيْهِ وَآخَرَ خَلْفَهُ

Artinya:
"Ketika Nabi Saw. datang di Mekah, anak-anak kecil bani Abdul Muthalib menyambut kedatangan beliau. Lalu Nabi SAW menggendong salah satu dari mereka di depan dan yang lain di belakang". (HR. Bukhari)

Doa Untuk Kepulangan Haji


Diriwayatkan pula sebuah hadits dari Abu Hurairah ra., Rasulullah Saw. bersabda :

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ ، وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الْحَاجُّ

Baca:
Allahummaghfir lil hajj wa liman istaghfara lahul hajj.

Artinya:
"Ya Allah, Ampunilah orang yang berhaji dan orang yang dimintakan ampunan olehnya". (HR. Al-Hakim).

Hadits inilah yang memberi sugesti masyarakat mangayu bagya untuk mendapatkan do'a dari haji yang baru pulang. Terlebih haji yang baru tiba di kampung halaman sebelum masuk rumah tinggalnya.

doa menyambut kedatangan haji
Doa menyambut kepulangan jamaah haji dari tanah suci Makkah Madinah. Foto: istimewa.

Maka tak heran masyarakat sangat semangat melakukan penyambutan pulang haji. Dengan gegap gempita tanpa menghitung waktu, baik larut malam yang sangat dingin, ataupun siang tengah hari yang panas sekali, hanya untuk mendapat doa dan keberkahan jama'ah haji, sebelum haji masuk rumah tinggalnya.

Mereka berkeyakinan bahwa doa orang yang berhaji sebelum masuk ke dalam rumah adalah mustajabah (mujarab alias mudah dikabulkan). Rasulullah Saw. bersabda:

إِذَا لَقِيتَ الْحَاجَّ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَصَافِحْهُ وَمُرْهُ أَنْ يَسْتَغْفِرَ لَكَ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بَيْتَهُ فَإِنَّهُ مَغْفُورٌ لَهُ

Artinya:
"Jika kamu bertemu dengan orang yang berhaji maka ucapkan salam kepadanya dan salamilah ia dan mintalah supaya ia memintakan ampunan untukmu sebelum ia masuk rumahnya karena orang yang berhaji tersebut diampuni dosanya". (HR. Ahmad)

Dalam kitab Hasyiyah Qaliyubi yang ditulis oleh Syaikh Syihabuddin Qaliyubi, salah satu ulama kenamaan dari madzhab Syafi’i, terdapat keterangan bahwa bagi orang yang berhaji dianjurkan mendoakan atau memintakan ampunan kepada orang yang tidak berhaji meskipun orang tersebut tidak memintanya.

Begitu sebaliknya, orang yang tidak berhaji disunahkan untuk meminta didoakan agar dosanya diampuni. Menurutnya, para ulama menyebutkan bahwa waktunya sampai empat puluh hari. Empat puluh hari ini dihitung sejak kedatangannya.

وَيُنْدَبُ لِلْحَاجِّ الدُّعَاءُ لِغَيْرِهِ بِالْمَغْفِرَةِ وَإِنْ لَمْ يَسْأَلْ وَلِغَيْرِهِ سُؤَالُ الدُّعَاءِ مِنْهُ بِهَا وَذَكَرُوا أَنَّهُ أَيْ الدُّعَاءَ يَمْتَدُّ أَرْبَعِينَ يَوْمًا مِنْ قُدُومِهِ

Artinya:
"Dan disunahkan bagi orang yang berhaji untuk mendoakan kepada orang (yang tidak berhaji) dengan ampunan meskipun orang tersebut tidak meminta. Dan bagi orang yang tidak berhaji hendaknya meminta dido’akan oleh dia. Para ulama menyebutkan bahwa doa tersebut sampai empat puluh hari dari kedatanganya". (Lihat Hasyiyah Qaliyubi ‘ala Syarhi Jalaliddin Al-Mahalli: Il/190).

Demikianlah doa menyambut kepulangan jamaah haji atau kedatangan mereka ke tanah air. Bila ingin naik haji, bacalah Doa dan Amalan Agar Cepat Naik Haji Lengkap Teks Sholawat Haji. Semoga berkah. (tentangdoa.com - ab)